Santri Pesantren Hidayatullah Jogja, MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta Juara Tapak Suci

           Yogjakarta, 30 September 2023 – Ajang kompetisi Jogjakarta Tapak Suci Championship Barie Irsyad Cup 2023 telah berlangsung meriah dan penuh semangat di GOR Lembah UGM. Acara ini menjadi saksi kepiawaian para pesilat muda dalam membuktikan kemampuan mereka di dunia beladiri Tapak Suci. Bagaimana perjalanan luar biasa mereka dalam kejuaraan ini, dan apa yang bisa kita pelajari dari kesuksesan mereka?

Mengenal Jogjakarta Tapak Suci Championship Barie Irsyad Cup 2023

           Jogjakarta Tapak Suci Championship Barie Irsyad Cup 2023 merupakan kejuaraan tahunan yang diselenggarakan oleh Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan utama kejuaraan ini adalah untuk melestarikan dan mengembangkan seni beladiri Tapak Suci, khususnya di kalangan generasi muda. Selain itu, kejuaraan ini juga bertujuan sebagai ajang evaluasi dan kompetisi internal bagi para pesilat Tapak Suci, yang tentunya turut memperkuat silaturahmi di antara mereka.

           Salah satu tujuan lain yang tak kalah penting adalah memperkenalkan Tapak Suci kepada masyarakat luas. Dengan semakin dikenalnya beladiri ini, diharapkan akan muncul minat baru dalam berolahraga melalui pertandingan Tapak Suci. Kejuaraan ini juga menjadi wahana persiapan bagi generasi pesilat Tapak Suci yang tangguh dan berprestasi.

Santri MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta Meraih Prestasi Gemilang

           Dalam kompetisi ini, MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta menampilkan keberhasilan yang membanggakan melalui perwakilan santri-santri terbaiknya. Total ada 12 santri yang menjadi perwakilan dari pesantren ini dan berhasil mengharumkan nama baik sekolah.

  • Dari kelas VII, kita memiliki Fabrizio Ade Guztian yang meraih Juara 1 dengan medali emas pada kategori tanding kelas A BB 33kg – 36kg.
  • Dari kelas VIII, ada Abdurrahman Dzakwan U, Fahri Al Bukhari yang meraih Juara 2 dengan medali perak pada kategori tanding kelas G BB 51kg – 54kg, M. Thufail Al Fathin yang meraih Juara 1 dengan medali emas pada kategori tanding kelas E BB 45kg – 48kg, dan M. Razan Angger Efendi yang meraih Juara 2 dengan medali perak pada kategori tanding kelas I BB 57kg – 60kg.
  • Dari kelas IX, Anis Al-Hakim, Arkan Imanulhaq Y. meraih Juara 3 dengan medali perunggu pada kategori tanding kelas E BB 45kg – 48kg, dan Abdurrahman Al Fatih meraih Juara 2 dengan medali perak pada kategori tanding kelas K BB 63kg – 66kg.
  • Dari kelas X, Muhammad Arkoun Rosyaddin, Akbar Ibrahim meraih Juara 2 dengan medali perak pada kategori tanding kelas G BB 57kg – 60kg, dan Habib Sahara meraih Juara 3 dengan medali perunggu pada kategori tanding kelas D BB 48kg – 51kg.
  • Dari kelas XII, Raeshard Kafka Kautsar Wiijaya meraih Juara 2 dengan medali perak pada kategori tanding kelas J BB 63kg – 66kg.

Penyelenggara dan Lokasi

           Jogjakarta Tapak Suci Championship Barie Irsyad Cup 2023 diselenggarakan oleh Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. GOR Lembah UGM menjadi lokasi yang dipilih untuk pelaksanaan kejuaraan ini. Dengan fasilitas yang memadai dan suasana yang mendukung, GOR Lembah UGM menjadi tempat yang ideal untuk menggelar kompetisi beladiri prestisius ini.

           Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari, yaitu dari hari Kamis hingga Jumat, 28-29 September 2023. Selama dua hari tersebut, GOR Lembah UGM menjadi saksi pertandingan sengit antara para pesilat muda yang berkompetisi untuk meraih prestasi terbaik.

Penanggung Jawab Kontingen MTs-MA Hidayatullah

           Kepengasuhan Pesantren Hidayatullah Jogja memiliki peran yang sangat penting dalam mengantarkan santri-santri mereka ke kejuaraan ini. Ustadz Muhammad Fauzan K., S.E, dan Ustadz Viqi Setiadi, S.Pd, adalah dua sosok yang bertanggung jawab atas persiapan dan pengawasan kontingen MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta dalam kejuaraan ini. Dengan bimbingan mereka, para santri berhasil tampil gemilang dan meraih prestasi yang membanggakan.

           Keberhasilan santri MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta dalam Jogjakarta Tapak Suci Championship Barie Irsyad Cup 2023 adalah sebuah cerminan dari komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi santri di berbagai bidang, termasuk olahraga. Keberhasilan ini juga merupakan bukti bahwa pendidikan agama Islam yang diintegrasikan dengan kegiatan-kegiatan positif seperti Tapak Suci dapat menciptakan generasi santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik dan memiliki karakter yang kuat.

           Kehadiran MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta sebagai pesantren yang mampu menghasilkan santri berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk olahraga, memberikan dorongan bagi orang tua untuk memilih pesantren yang sama. Pendidikan di pesantren tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memperhatikan pengembangan karakter dan keterampilan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mencari pesantren dengan pendekatan holistik, MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta bisa menjadi pilihan yang sangat baik.

Penutup

           Jogjakarta Tapak Suci Championship Barie Irsyad Cup 2023 adalah sebuah ajang prestisius yang memamerkan bakat dan kemampuan pesilat muda. Keberhasilan santri MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta dalam kejuaraan ini adalah bukti nyata bahwa pesantren ini tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pengembangan potensi siswa di berbagai bidang. Semoga prestasi mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk mengejar prestasi dan berprestasi dalam berbagai bidang. Selamat kepada para pemenang, dan semoga Tapak Suci terus berkembang dan melestarikan seni beladirinya.

           Artikel ini mengandung informasi aktual per 30 September 2023. Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi sumber terpercaya.

           Dengan berakhirnya Jogjakarta Tapak Suci Championship Barie Irsyad Cup 2023, kisah sukses para santri ini akan tetap dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk berprestasi dan berkomitmen dalam berolahraga dan mengembangkan potensi mereka. Semoga Tapak Suci terus berkembang dan menghasilkan pesilat-pesilat muda yang tangguh dan berprestasi di masa depan.