Wajah Pendidikan di Madrasah
  • Posted: 08/01/2016
  • By: Administrator
  • Comments: 2

Wajah Pendidikan di Madrasah

Sebuah pendidikan menjadi tolak ukur kesuksesan dan kemajuan bangsa, bangsa akan menjadi berwibawa dan terhormat bisa di lihat bagaimana wajah pendidikan. Pendidikan di tempat kita ada dua wajah sebut saja pola dinas dan pola kemenag, secara keseleruhan banyak kesamaan dan kemiripan, hanya mungkin perbedaan yang sangat menonjol adalah ketika bicara output dari keduaanya, kalau dinas seakan mendesain output memiliki wawasan sain, sedangkan kemenag mengarah pada pendidikan akhlaq.

            Madsarah memiliki karakter yang kuat terkait pendidikan akhlaq serta kedalaman materi religi lebih-lebih lagi madrasah yang berbasis integral yang proses pemantaunya hampir 24 jam, semua itu upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dalam sektor akhlaq yang kemudian diharapakan dalam dunia pendidikan khususnya madrasah bisa memberikan warna yang positif dalam kehidupan dengan menimbang pola kehidupan zaman sekarang sudah mulai cenderung ke ranah dunia.

            Pendidikan madrasah menjadi harapan besar untuk negara ini karena satu-satunya  wahana dan wadah yang bisa mencetak generasi yang memiliki akhlaq yang baik, dan inilah yang menjadi dambaan semua insan bahkan  kurikulum yang di rancang oleh Kemendikbud mengarah dalam perbaikan akhlaq mengingat bangsa ini sudah mulai jauh dari akhlaqul karimah. Maka di harapkan semua sektor yang menjadi agen dalam proses pendidikan khususnya adalah pendidikan madrasah hendaknya bisa menghadirkan niat dan kesungguhanya dalam program besar ini, dukungan dan bantuan dari semua pihak hendaknya medukung dalam proses pembelajaran.

            Banyak orang menilai madsarah hanya sebagai sekolah buangan dan tampungan tapi waktu demi waktu madrasah bisa membuktikan dan menjelma menjadi sekolah yang banyak di minati dan sekarang sebagian madrasah bahkan menolak siswa, ada sebuah lembaga madrasah siswa yang masuk mencapai hampir 600 nominal besar karena dalam lembaga tersebut hanya menerima 60 siswa, 20 siswa dan 40 siswi itu artinya lembaga ini menolak 540 siswa, ini menunjukkan tentang bagaimana kualitas yang bisa dirasakan masyarakat dengan adanya pendidikan madrasah. Orang tua yang sudah bisa merasakan akan buah hasil pendidikan madrasah maka ia pasti kan senang dan bahagia dari sini lah statment orang tentang madrasah akan berubah.

            Dengan banyak lembaga madrasah di kanan kiri kita ini menunjukkan akan daya minat masyarakat yang tinggi dan kepercayaan yang besar terhadap madrasah, perkembangan madrasah yang semakin pesat di harapakan bisa memberikan perubahan warna dalam sektor perkembangan akhlakul karimah.

            Hakekat pendidikan bukan hanya bisa melahirkan ilmuan yang cerdas tapi bagaimana memiliki pola pikir yang bisa membangun peradaban masyarakat yang agamamis dan harmonis, salah satu wadah yang bisa mengantarkan harapan tersebut adalah dengan kita kenalkan generasi sekarang dengan Agama melalui lembaga pendidikan yang berbasis madrasah. Perkembangan zaman yang dasyat dengan teknologinya akan membuat rusak dan hilangnya jadi diri anak muda kebangaan bangsa dan Agama di tambah lagi pergaulan yang sudah jauh dari etika islam tidak ada yang bisa di harapkan untuk generasi saat ini melainkan hanya berdo’a kepada sang Kholiq dan ikhtiyar dengan baik serta usaha sekuat tenaga untuk mengarahkan anak-anak kita dalam rel atau jalan yang bisa membuat jati diri dan martabat generasi sekarang sebagaimana seperti generasi yang pertama. Belajar dari generasi terbaik yaitu generasi pertama adalah kunci kebaikan dan kesuksesan karena mereka telah mendahului kita dalam berbuat.

 

Wakabag. Kurikulum. 


Bagikan Halaman ini